• Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Selasa, 23 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
Kilaswarta.id
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah
No Result
View All Result
Kilaswarta.id
No Result
View All Result

Kritik terhadap FSRU LNG Sidakarya: Lokasi di Bali Timur Cakup Listrik Bali, NTB, NTT

Kritik terhadap FSRU LNG Sidakarya: Lokasi di Bali Timur Cakup Listrik Bali, NTB, NTT

BacaJuga

Putusan MA Final, Klaim Wilayah Muncul Terus: Siapa Dalangnya?

Putusan MA Final, Klaim Wilayah Muncul Terus: Siapa Dalangnya?

Permohonan RDP Terkait Hubungan Kerja Dosen dengan PTS di Palembang

Permohonan RDP Terkait Hubungan Kerja Dosen dengan PTS di Palembang

www.kilaswarta.id – Ngurah Paramartha, seorang praktisi pariwisata dan penulis, memberikan pandangannya terkait rencana pembangunan terminal LNG (Liquefied Natural Gas) di Sidakarya, Denpasar, Bali. Menurutnya, penting untuk melakukan kajian menyeluruh mengenai rencana tersebut, terutama mengenai dampaknya terhadap pariwisata yang menjadi sektor utama di Bali.

Paramartha menekankan perlunya evaluasi mendalam mengenai lokasi terminal LNG yang diusulkan. Ia berargumen bahwa pembangunannya seharusnya berfokus pada daerah Bali Timur, di mana potensi untuk mandiri energi bersih lebih besar, dan memiliki dampak yang lebih minim terhadap pariwisata.

Ia menyatakan, “Niat untuk mencapai mandiri energi sangat baik, tetapi lokasi pembangunan harus dipikirkan secara cermat agar tidak mengganggu sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.” Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih holistik dalam merencanakan proyek infrastruktur seperti ini.

Paramartha juga menyoroti bahwa rencana untuk membangun terminal LNG di Sidakarya hanya akan memenuhi sekitar 30 persen dari total kebutuhan listrik Bali. Dalam pandangannya, itu tidak cukup jika Bali ingin menjadi mandiri dalam hal energi.

Di dalam sebuah talkshow yang diselenggarakan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Paramartha mengungkapkan bahwa keberadaan terminal LNG berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan. Ia secara spesifik mengaitkan dampak visual dari infrastruktur besar seperti kapal berukuran panjang 300 meter yang akan beroperasi siang dan malam.

Ketika membahas dampak terhadap pebisnis pariwisata di kawasan Sanur dan Serangan, Paramartha mengungkapkan keprihatinannya mengenai kenyamanan para tamu yang berkunjung. “Kenaikan pencahayaan di malam hari akibat terminal LNG bisa mengganggu suasana yang dinamis dan alami, yang selama ini menjadi daya tarik Bali,” ujarnya.

Dampak Pembangunan terhadap Pariwisata Bali

Dampak dari pembangunan LNG di Sidakarya semakin menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pariwisata. Hal ini terkait dengan bagaimana proyek ini dapat mempengaruhi branding Bali sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan. Implikasi bagi pelaku usaha pun menjadi isu yang perlu diperhatikan.

Konsekuensi lain dari pembangunan ini adalah potensi gangguan bagi lingkungan sekitar, yang juga menjadi perhatian banyak pihak. “Kita harus mempertimbangkan dampak ekologis dari keberadaan terminal tersebut,” ungkap Paramartha, menunjukkan bahwa sektor pariwisata dan lingkungan harus berjalan beriringan.

Bali telah lama dikenal sebagai tujuan wisata yang indah, dan setiap perubahan besar tentu membawa risikonya sendiri. Dengan pembangunan ini, pertanyaan besar muncul tentang bagaimana Bali akan mempertahankan keindahan alamnya sambil mencapai tujuannya untuk mandiri energi.

Yusdi Diaz, pelaku pariwisata lain, sepakat dengan pandangan Paramartha. Ia berpendapat bahwa lokasi yang lebih sesuai untuk terminal LNG sebaiknya berada di daerah yang tidak terlalu padat dengan aktivitas pariwisata. “Pembangunan harus memperhatikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Yusdi menambahkan bahwa pemerintah seharusnya mencari alternatif lain yang lebih baik, seperti membangun pembangkit listrik yang lebih besar di Bali utara atau timur. Alternatif ini diyakini dapat memenuhi kebutuhan listrik secara lebih efektif tanpa mengorbankan sektor pariwisata yang sudah mapan.

Alternatif dan Solusi untuk Energi Bersih di Bali

Dalam upaya menuju energi bersih, sangat penting untuk mengeksplorasi berbagai opsi yang tersedia. PLTGU Hybrid yang direncanakan di Bali Utara memiliki potensi untuk memproduksi daya listrik yang jauh lebih besar, yaitu hingga 900 MW. Ini tentu saja dapat lebih dari mencukupi kebutuhan listrik seluruh Bali.

Proyek PLTGU Hybrid tersebut diharapkan dapat memberikan solusi yang lebih komprehensif bagi masalah enerji di Bali. Dengan kapasitas lebih besar, proyek ini bisa menjadi alternatif yang lebih berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya lain, termasuk LNG.

Pembangunan gedung pembangkit tenaga baru di Bali Utara tidak hanya akan menyuplai kebutuhan lokal, tetapi juga kemungkinan untuk membantu daerah lain seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini tentunya harus dipertimbangkan dalam setiap rencana pembangunan energi.

Konsultasi publik dan prosedur analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) untuk proyek ini juga telah dilakukan. Proyek PLTGU ini diharapkan dapat menghasilkan listrik yang bersih dan ramah lingkungan bagi masyarakat lokal dan pengunjung.

Secara keseluruhan, penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan energi dan keberlangsungan pariwisata. Evaluasi mendalam harus dilakukan, bukan hanya dari sudut pandang teknis, tetapi juga sosial dan lingkungan agar Bali tetap menjadi tujuan wisata yang diincar oleh banyak orang.

Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan Bali

Dengan banyaknya pertimbangan yang harus dihadapi, sudah saatnya Bali mengembangkan solusi energi yang lebih cerdas. Pembangunan terminal LNG di Sidakarya memberikan banyak tantangan, tetapi ada juga peluang untuk mengkaji ulang bagaimana energi bisa diproduksi secara berkelanjutan di Bali.

Di masa depan, Bali berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjalankan prinsip-prinsip energi bersih dan ramah lingkungan. Penanganan yang tepat terhadap proyek-proyek infrastruktur dapat membantu menjaga karakter unik pulau ini sekaligus mencapai tujuan penggunaan energi yang lebih mandiri.

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal sangat penting dalam menentukan arah perjalanan Bali menuju energi berkelanjutan. Harapan untuk masa depan Bali yang lebih mandiri dan ramah lingkungan tidak boleh pudar, dan semua pihak harus berkomitmen untuk mencapainya.

Di akhir, Bali tidak hanya harus mempertahankan keindahannya, tetapi juga memastikan keberlanjutan sumber daya energi untuk generasi mendatang. Dengan pendekatan yang inklusif dan berwawasan ke depan, Bali dapat terus bersinar sebagai destinasi wisata dunia.

Previous Post

Tingkatkan Moral dan Spiritual Warga Binaan Lapas Tabanan melalui Pembinaan Keagamaan Kemenag

Next Post

Pemilihan Serentak Berhasil, Bawaslu Berikan Penghargaan kepada OPD Pemkab Tabanan

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • rincilokal.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Nasional
  • Politik
Kilaswarta.id

© 2025 kilaswarta.id. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Informasi Website

  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer

Media Social

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Daerah

© 2025 kilaswarta.id. Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In