www.kilaswarta.id – Pemerintah Kabupaten Tabanan terus berupaya menciptakan data yang akurat melalui program Data Desa Presisi. Langkah ini sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam berbagai kebijakan pembangunan daerah.
Dalam rangka membangun data yang terintegrasi, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Tabanan, I Gusti Putu Winiantara, mengingatkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berperan aktif. Upaya ini diharapkan bisa mengoptimalkan pemutakhiran data demografi yang kini sedang berjalan di 133 desa se-Kabupaten Tabanan.
Winiantara menekankan bahwa keterlibatan aktif dari OPD sangat dibutuhkan dalam proses pengumpulan dan penginputan data sektoral. Tanpa dukungan tersebut, kualitas data yang dihasilkan mungkin tidak akan memadai untuk memenuhi kebutuhan pembangunan.
Membangun Data Desa yang Akurat Melalui Sinergi
Pentingnya kolaborasi antara desa dan perangkat daerah dalam mengumpulkan data menjadi fokus utama dalam pertemuan ini. Winiantara mengungkapkan bahwa membangun satu data tidak hanya termasuk gerakan dari bawah, tetapi juga harus dirancang dari atas, terutama oleh OPD yang memiliki data sektoral krusial.
Dia menggarisbawahi bahwa sinergi ini sangat penting untuk mencapai data yang presisi. Dalam konteks ini, aplikasi OpenSID menjadi alat yang strategis untuk memfasilitasi proses ini.
Winiantara juga menjelaskan, “Data Desa Presisi bukan sekadar program, ini adalah kebutuhan bersama.” Hal ini menunjukkan bahwa setiap OPD perlu menyesuaikan diri agar data yang dihasilkan tidak hanya relevan, tetapi juga berkualitas tinggi.
Pentingnya Peran Aktif OPD dalam Pengumpulan Data
Dalam diskusi tersebut, beberapa saran terkait aplikasi OpenSID juga muncul. Beberapa peserta menyatakan perlunya penyesuaian antara menu aplikasi dan jenis data yang dimiliki masing-masing OPD. Hal ini bertujuan agar aplikasi mampu mengakomodasi fleksibilitas pengumpulan data sektoral yang lebih baik.
Winiantara menambahkan bahwa hasil dari pengumpulan dan penginputan data ini akan berpengaruh langsung terhadap kebijakan yang diambil. Data yang valid dan akurat akan menjadikan setiap keputusan lebih terarah dan efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Rapat ini dihadiri oleh tim Data Desa Presisi Kabupaten Tabanan, yang termasuk berbagai unsur dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Ini menunjukkan komitmen kolektif semua pihak dalam mencapai satu data yang ideal.
Membangun Komitmen Bersama untuk Satu Data Tabanan
Winiantara turut menekankan pentingnya komitmen dari semua pihak dalam proses ini. “Jika data kita presisi dan lengkap, setiap keputusan pembangunan akan lebih tepat dan berdampak langsung ke masyarakat,” ungkapnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan bukan hanya menghasilkan data yang lengkap, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya data dalam merumuskan kebijakan. Peserta rapat pun sepakat untuk terus memperbarui dan meningkatkan sistem pengumpulan data yang ada.
Rakor ini merupakan langkah awal yang positif, dan diharapkan akan diikuti rapat-rapat selanjutnya dengan OPD lainnya. Pendekatan terpadu dalam pengumpulan data menjadi suatu keharusan agar setiap sektor bisa saling terhubung dan berkolaborasi.


