www.kilaswarta.id – Pada tanggal 25 Juli 2025, sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional, Kodim 1619/Tabanan melalui Koramil 1619-05/Kerambitan melakukan penebaran bibit ikan nila jenis Gief di lokasi Demplot Hanpangan yang terletak di Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan. Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimcam serta masyarakat setempat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya budidaya ikan sebagai sumber protein hewani.
Dalam acara tersebut, sebanyak 500 ekor bibit ikan nila ditebar untuk memanfaatkan lahan perairan yang tersedia. Harapannya, hasil panen dari kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah tersebut.
Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara selaku Kepala Staf Kodim 1619/Tabanan, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata TNI dalam mendukung ketahanan pangan di masyarakat. Dia menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan ketersediaan bahan pangan.
Penebaran Bibit Ikan Sebagai Inisiatif Ketahanan Pangan
Kegiatan penebaran bibit ikan nila ini dilakukan di kolam milik warga yang telah disiapkan sebelumnya. Dengan pemanfaatan lahan ini, diharapkan masyarakat setempat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari, khususnya protein hewani yang penting bagi kesehatan.
Program ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal. Melalui inisiatif ini, diharapkan akan tercipta greget positif di kalangan masyarakat untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan budi daya yang aman dan produktif.
Mayor Arya menambahkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya memerlukan perhatian dari instansi pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif dari masyarakat. Kerjasama antara berbagai unsur diharapkan bisa memperkuat ketahanan pangan di setiap daerah.
Peran TNI Dalam Membantu Masyarakat Mewujudkan Ketahanan Pangan
TNI memiliki peran penting dalam mendukung program-program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya adalah program Hanpangan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menciptakan kemandirian pangan, terutama di daerah pedesaan.
Pengadaan bibit ikan dan penyuluhan budi daya ikan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan lokal. Tindakan ini diharapkan dapat membantu masyarakat tidak hanya dalam memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga dalam memberikan sumber pendapatan baru melalui penjualan hasil panen.
Inisiatif seperti ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencapai target peningkatan produksi pangan nasional. Masyarakat diajak untuk aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
Keterlibatan Masyarakat Dalam Program Ketahanan Pangan
Dari kegiatan penebaran bibit ikan ini, masyarakat diajak untuk berperan aktif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Pengetahuan dan keterampilan baru dalam budi daya ikan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan pangan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan terbentuk jaringan kerjasama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Baik dalam hal penyuluhan, penebaran benih, hingga proses budidaya ikan yang lebih efisien dan efisien.
Mayor Arya menekankan bahwa sinergi antara berbagai pihak adalah kunci untuk menyukseskan program ketahanan pangan yang berkelanjutan. Keterlibatan aktif masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih baik melalui pemanfaatan sumber daya yang ada.


